Bahaya Pembesaran Limpa atau Splenomegali, Inilah Dampak, Penyebab dan Penanganannya

1494750476857Bahaya Pembesaran Limpa atau Splenomegali, Inilah Dampak, Penyebab dan Penanganannya

Pembengkakan limpa atau splenomegali disebabkan karena berbagai faktir dan kondisi dalam tubuh. Gangguan tersebut tidak selalu menimbulkan gejala. Pembengkakan limpa jarang diketahui pasien tetapi seringkali terdeteksi pada saat dokter melakukan pemeriksaan kesehatan. Gejala yang dapat timbul pada pembengkakan limpa antara lain sering lelah, mudah berdarah, serta rasa sakit atau tidak nyaman di perut kiri bagian atas, di mana limpa berada. Nyeri yang terjadi bahkan bisa menjalar hingga ke punggung dan tulang belikat atau bahu kiri. Pasien dengan pembengkakan limpa biasanya akan merasa lebih mudah kenyang, meski makan dalam porsi sedikit. Hal tersebut terjadi karena limpa yang bengkak dan membesar mulai menekan lambung.

Ukuran limpa normalnya adalah sebesar kepalan tangan. Namun, beberapa penyakit tertentu bisa membuatnya bengkak dan membesar berkali-kali dari ukuran normalnya. Karena limpa merupakan organ tubuh yang terlibat dalam banyak fungsi, ada banyak juga kondisi yang dapat memengaruhinya.

Pembengkakan limpa yang menekan organ tubuh lainnya dapat memengaruhi aliran darah menuju limpa dan menyebabkan limpa tidak dapat menyaring darah dengan baik. Semakin besar limpa, akan semakin banyak sel darah merah yang dihancurkan, sehingga dapat menyebabkan anemia. Pembengkakan limpa juga bisa menyebabkan penurunan jumlah sel darah putih, yang mengakibatkan tubuh rentan mengalami infeksi.

1494628223595_crop_937x261Penyebab

  • Infeksi. Penyakit akibat infeksi virus seperti mononukleosis, infeksi parasit seperti toksoplasmosis dan malaria, dan infeksi bakteri seperti abses, sifilis, dan endokarditis bisa menyebabkan pembengkakan limpa.
  • Infeksi virus di ketahui menyebabkan splenomegali
  • Anemia hemolitik ( kerusakan dini sel-sel darah merah) juga dapat menimbulkan pembesaran limpa
  • Kanker darah juga di ketahui menyebabkan limpa bengkak
  • Infeksi parasit seperti malaria,dapat menyebabkan pembesaran limpa
  • Infeksi dan infeksi virus dapat menyebabkan pembesaran limpa
  • gangguan metabolisme dan tekanan pada vena
  • Kanker. Pembengkakan limpa bisa menjadi pertanda penyakit leukemia (kanker darah) atau limfoma (kanker getah bening). Pembengkakan limpa juga bisa menjadi pertanda kanker yang telah menyebar atau metastasis.
  • Penyakit hati.Seperti pada kondisi sirosis.
  • Peradangan. Penyakit yang disebabkan oleh peradangan seperti sarkoidosis, lupus, dan rheumatoid arthritis.
  • Trauma atau cedera. Pembengkakan limpa juga bisa disebabkan oleh cedera tumpul pada perut, misalnya benturan pada kecelakaan atau saat berolahraga.
  • Penyakit lain. Seperti anemia hemolitik, kista, gagal jantung, penyakit Gaucher, amiloidosis, atau penyakit penyimpanan glikogen.

1494627841043_crop_946x128

  • Pembesaran limpa menyebabkan ringan sampai sakit parah di perut.Rasa sakit mungkin lebih lanjut menyebar ke lengan kiri atau bahu.Hal ini menunjukan sekarat limpa.
  • Sebuah perasaan konstan kenyang,bahkan pada makan sedikit atau tidak ada gejala terlihat lain masalah pembesaran limpa,Hal ini terjadi terutama karena posisinya yang terletak di sebelah perut.
  • Pembesaran limpa menyebabkan penurunan jumlah trombosit darah,Ini hasil lebih lanjut dalam mudah berdarah
  • Pembesaran limpa menghilangkan terlalu banyak sel darah merah dan sel darah putih,yang menyebabkan anemia dan melemahnya sistem kekebalan tubuh masing-masing
  • Beberapa batas gejala pembesaran limpa lain termasuk kelelahan,sakit kuning,dan penurunan berat badan
  • Banyak pasien merasakan nyeri yang tajam di bagian belakang sebagai salah satu gejala pembesaran hati limpa
  • Dalam kasus yang serius,sakit perut parah dan bertambah buruk pada pernafasan.anda harus segera mencari perhatian medis

1494627841043_crop_916x138

  • Penanganan terbaik adalah¬†mengobati penyakit yang mendasarinya. Jika pembengkakan limpa disebabkan karena infeksi bakteri, maka dokter akan meresepkan antibiotik.
  • Dalam kasus yang lebih berat, mungkindipertimbangkan prosedur splenektomi atau operasi pengangkatan limpa. Namun risikonya adalah Anda akan lebih rentan terhadap infeksi seumur hidup. Kendati demikian, risiko tersebut bisa diantisipasi dengan melakukan vaksinasi secara rutin.
  • Untuk mengurangi risiko terjadinya ruptur (pecah) pada limpa yang sudah membesar, penderita disarankan untuk menghindari aktivitas fisik atau olahraga yang rentan cedera, seperti sepak bola dan hoki. Saat berkendara mobil, pastikan mengenakan sabuk pengaman.
  • Jika terdapat gejala-gejala pembengkakan limpa, segeralah ke dokter untuk mendapatkan penanganan. Semakin cepat kondisi ini mendapat penanganan akan semakin baik, karena akan menurunkan risiko limpa pecah yang dapat menyebabkan pendarahan hebat di rongga perut serta mengancam nyawa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s