DOKTER AIRLANGGA

SMART PEOPLE, SMART HEALTH

Pemeriksaan Laboratorium pada Demam Anak dan Dewasa. Kapan Benar-Benar Diperlukan?

Pemeriksaan Laboratorium pada Demam Anak dan Dewasa. Kapan Benar-Benar Diperlukan?

Widodo Judarwanto, Sandiaz Yudhasmara

Demam merupakan respons normal tubuh terhadap infeksi. Sebagian besar kasus demam, baik pada anak maupun dewasa, disebabkan oleh infeksi virus dan akan membaik sendiri tanpa pemeriksaan laboratorium maupun antibiotik. Karena itu, keputusan melakukan pemeriksaan laboratorium tidak ditentukan oleh tinggi rendahnya suhu tubuh, tetapi berdasarkan hasil wawancara medis, pemeriksaan fisik, usia pasien, lama demam, penyakit penyerta, serta adanya tanda bahaya. Pedoman American Academy of Pediatrics (AAP), National Institute for Health and Care Excellence (NICE), Infectious Diseases Society of America (IDSA), dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menegaskan bahwa pemeriksaan laboratorium hanya dilakukan bila hasilnya diperkirakan akan membantu menegakkan diagnosis, menentukan terapi, atau menilai derajat keparahan penyakit.

Pemeriksaan laboratorium yang dilakukan tanpa indikasi dapat menimbulkan hasil positif palsu, pemeriksaan lanjutan yang tidak diperlukan, penggunaan antibiotik yang tidak tepat, serta meningkatkan biaya pelayanan kesehatan. Sebaliknya, pada pasien dengan faktor risiko atau tanda infeksi berat, pemeriksaan laboratorium sangat penting untuk mendeteksi penyakit serius sejak dini.

Kapan Pemeriksaan Laboratorium Diperlukan pada Pasien Demam?

Kondisi KlinisPemeriksaan yang DipertimbangkanTujuanInterpretasi Klinis
Demam <48 jam, kondisi umum baikUmumnya belum diperlukanObservasiSebagian besar infeksi virus
Demam ≥3 hari tanpa penyebab jelasDarah lengkap, CRP, sesuai indikasiMenentukan penyebabRisiko infeksi bakteri meningkat
Bayi <3 bulan dengan suhu ≥38°CEvaluasi lengkap sesuai pedomanMendeteksi infeksi bakteri seriusMemerlukan penanganan segera
Anak atau dewasa tampak sakit beratDarah lengkap, CRP, prokalsitonin, kultur sesuai indikasiMenilai infeksi beratPertimbangkan rawat inap
Demam disertai sesak napasDarah lengkap, CRP, foto toraks bila perluMenilai pneumoniaDisesuaikan hasil pemeriksaan dokter
Demam dengan nyeri saat berkemihUrinalisis dan kultur urineDiagnosis infeksi saluran kemihKultur memastikan kuman penyebab
Demam dengan diare beratElektrolit, ureum, kreatininMenilai dehidrasiPenting pada dehidrasi sedang atau berat
Demam disertai kuningALT, AST, bilirubin, serologi hepatitis sesuai indikasiEvaluasi fungsi hatiCuriga hepatitis atau gangguan hati
Demam lebih dari 5 hariPemeriksaan sesuai dugaan penyakitMenilai penyebab demam berkepanjanganMemerlukan evaluasi lebih lanjut
Demam pada pasien dengan daya tahan tubuh rendahPemeriksaan lebih lengkapDeteksi infeksi seriusRisiko komplikasi lebih tinggi

Pemeriksaan Laboratorium Berdasarkan Keluhan Utama

KeluhanPemeriksaanKemungkinan PenyakitKeterangan
Demam tanpa fokusDarah lengkapVirus atau bakteriTidak dapat dibedakan hanya dari leukosit
Batuk dan sesakDarah lengkap, CRP, foto toraksPneumoniaFoto toraks bila dicurigai pneumonia
Nyeri berkemihUrinalisis, kultur urineInfeksi saluran kemihKultur adalah baku emas
Diare beratElektrolit, ureum, kreatininDehidrasiTidak semua diare perlu pemeriksaan feses
Nyeri tenggorokan beratRapid test atau kultur bila indikasiStreptokokusTidak semua radang tenggorokan perlu antibiotik
Demam dan ruamDarah lengkapDengue, campak, infeksi virusDisesuaikan gambaran klinis
Demam dan kuningFungsi hati, serologi hepatitisHepatitisEvaluasi penyebab kerusakan hati
Demam lama dengan penurunan berat badanPemeriksaan sesuai indikasiTuberkulosis, penyakit autoimun, keganasanMemerlukan evaluasi menyeluruh

Interpretasi Pemeriksaan Darah Lengkap

ParameterNilai AbnormalKemungkinan ArtiCatatan Penting
Leukosit meningkatLeukositosisInfeksi bakteri, inflamasi, stresTidak selalu memerlukan antibiotik
Leukosit menurunLeukopeniaInfeksi virus, dengue, sepsisHarus dinilai bersama kondisi klinis
Neutrofil meningkatNeutrofiliaLebih sering pada infeksi bakteriTidak spesifik
Limfosit meningkatLimfositosisLebih sering pada infeksi virusSering ditemukan pada anak
Eosinofil meningkatEosinofiliaAlergi atau infeksi parasitJarang karena infeksi bakteri
Hemoglobin rendahAnemiaPenyakit kronis atau kekurangan zat besiBukan penyebab utama demam
Trombosit menurunTrombositopeniaDengue, sepsis, penyakit hematologiPerlu evaluasi segera bila sangat rendah
Trombosit meningkatTrombositosisInflamasi atau fase penyembuhanBiasanya bersifat sementara

 Interpretasi Penanda Inflamasi

PemeriksaanHasilInterpretasiKeterbatasan
CRP normalRendahInflamasi ringan atau fase awalTidak menyingkirkan infeksi
CRP meningkat ringan10 hingga 40 mg/LInfeksi virus atau inflamasi ringanPerlu dikaitkan dengan gejala
CRP meningkat tinggi>40 hingga 100 mg/LLebih mengarah ke infeksi bakteriTidak bersifat diagnostik tunggal
Prokalsitonin <0,25 ng/mLRendahRisiko infeksi bakteri sistemik rendahTidak menyingkirkan infeksi lokal
Prokalsitonin ≥0,5 ng/mLTinggiCuriga infeksi bakteri berat atau sepsisMembantu keputusan terapi

Pemeriksaan Fungsi Hati

PemeriksaanFungsiHasil yang Sering DitemukanMakna Klinis
ALTKerusakan sel hatiSangat meningkatHepatitis akut
ASTKerusakan jaringanMeningkatTidak spesifik hanya untuk hati
Bilirubin totalMenilai penyakit kuningMeningkatIkterus
Bilirubin direkGangguan aliran empeduMeningkatKolestasis
AlbuminFungsi sintesis hatiMenurun pada penyakit beratPenyakit hati kronis atau berat
PT atau INRPembekuan darahMemanjangPenurunan fungsi hati berat

Pemeriksaan Mikrobiologi Berdasarkan Dugaan Penyakit

Dugaan PenyakitPemeriksaanKapan DilakukanTujuan
Infeksi saluran kemihKultur urineSebelum antibiotikMenentukan bakteri
SepsisKultur darahDemam tinggi dengan kondisi beratMenentukan penyebab infeksi
MeningitisAnalisis cairan serebrospinalBila dicurigai meningitisDiagnosis pasti
Hepatitis AIgM anti-HAVBila ada kuning atau fungsi hati meningkatKonfirmasi infeksi akut
Hepatitis BHBsAgBila dicurigai hepatitisDeteksi infeksi HBV
COVID-19 atau influenzaPCR atau antigen sesuai indikasiBila dicurigaiKonfirmasi infeksi virus

Kapan Pemeriksaan Laboratorium Biasanya Belum Diperlukan?

KondisiPenjelasan
Demam baru 1 hingga 2 hariUmumnya infeksi virus
Anak atau dewasa masih aktifKondisi umum masih baik
Batuk pilek ringanBiasanya sembuh sendiri
Demam setelah imunisasiReaksi imun normal
Nafsu makan sedikit menurun tetapi masih minumDapat dipantau di rumah
Demam membaik dengan obat penurun panasObservasi lebih bermanfaat

Tanda Bahaya yang Memerlukan Pemeriksaan dan Penanganan Segera

Tanda BahayaKemungkinan PenyebabTindakan
Bayi <3 bulan dengan demam ≥38°CInfeksi bakteri seriusSegera ke rumah sakit
Penurunan kesadaranSepsis, meningitisPenanganan darurat
KejangInfeksi sistem saraf atau gangguan metabolikEvaluasi segera
Sesak napasPneumonia atau infeksi beratPemeriksaan segera
Muntah terus-menerusDehidrasiEvaluasi elektrolit
Mata atau kulit kuningHepatitis atau penyakit hatiPemeriksaan fungsi hati
Ruam perdarahanDengue atau gangguan pembekuanPemeriksaan darah segera
Tidak mau minum atau sangat lemasDehidrasi berat atau sepsisPenanganan segera

Prinsip Penting bagi Masyarakat

  • Demam bukan berarti harus langsung periksa darah.
  • Suhu yang tinggi saja bukan alasan untuk melakukan pemeriksaan laboratorium.
  • Pemeriksaan laboratorium dilakukan bila hasilnya dapat membantu menentukan diagnosis atau pengobatan.
  • Pemeriksaan atas permintaan sendiri tanpa evaluasi dokter sering tidak memberikan manfaat dan dapat menyebabkan salah tafsir.
  • Hasil laboratorium tidak boleh dinilai terpisah. Dokter harus menggabungkannya dengan riwayat penyakit, pemeriksaan fisik, usia, serta kondisi umum pasien.
  • Bila muncul tanda bahaya seperti sesak napas, penurunan kesadaran, kejang, bayi berusia kurang dari 3 bulan dengan demam, atau anak tampak sangat lemas, segera bawa ke fasilitas kesehatan tanpa menunda untuk melakukan pemeriksaan sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *