DOKTER AIRLANGGA

"Together Advancing Healthcare, Inspiring Humanity the Future."

Varisela (Cacar Air): Tinjauan Ilmiah Terkini

Varisela (Cacar Air): Tinjauan Ilmiah Terkini

Pendahuluan

Varisela (cacar air) adalah penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh Varicella-zoster virus (VZV), anggota famili Herpesviridae. Penyakit ini sangat menular dan ditandai dengan demam serta ruam vesikular yang muncul bertahap. Setelah infeksi primer, virus menetap laten di ganglion sensorik dan dapat mengalami reaktivasi di kemudian hari sebagai herpes zoster.


Epidemiologi

AspekKeterangan
PenyebabVaricella-zoster virus (VZV)
ReservoirManusia
PenularanDroplet saluran napas, kontak langsung cairan vesikel
Masa inkubasi10–21 hari (rata-rata 14–16 hari)
Masa menular1–2 hari sebelum ruam hingga seluruh lesi berkrusta
Kelompok risikoAnak, ibu hamil, bayi baru lahir, imunokompromais

Patogenesis

  1. Virus masuk melalui saluran napas.
  2. Replikasi di nasofaring dan kelenjar limfe.
  3. Terjadi viremia primer.
  4. Virus menyebar ke hati, limpa, dan sistem retikuloendotelial.
  5. Viremia sekunder menyebabkan lesi kulit.
  6. Virus menetap laten di ganglion sensorik.

Manifestasi Klinis

GejalaKeterangan
DemamRingan hingga tinggi
MalaiseUmum
RuamMakula → papula → vesikel → pustula → krusta
GatalSangat sering
DistribusiDominan badan dan wajah, kemudian ekstremitas

Lesi muncul dalam berbagai stadium secara bersamaan (pleomorphic rash), karakteristik khas varisela.


Diagnosis

Diagnosis Klinis

  • Riwayat kontak
  • Demam
  • Ruam vesikular khas

Pemeriksaan Penunjang

PemeriksaanKegunaan
PCR VZVGold standard
DFAAlternatif
Kultur virusJarang digunakan
Serologi IgGMenilai kekebalan
IgMSensitivitas terbatas

Tata Laksana

Terapi Suportif

TerapiTujuan
ParasetamolMenurunkan demam
AntihistaminMengurangi gatal
Cairan cukupMencegah dehidrasi
Kebersihan kulitMencegah infeksi sekunder

Hindari pemberian aspirin pada anak karena risiko sindrom Reye.


Antivirus

KelompokObat
Anak risiko tinggiAcyclovir
DewasaAcyclovir
ImunokompromaisAcyclovir intravena

Antivirus paling efektif bila dimulai dalam 24 jam pertama sejak munculnya ruam.


Komplikasi

KomplikasiRisiko
Infeksi bakteri kulitPaling sering
Pneumonia variselaDewasa
EnsefalitisJarang tetapi berat
Ataksia serebelarAnak
HepatitisImunokompromais
SepsisJarang

Pencegahan

MetodeEfektivitas
Vaksin varisela>90% terhadap penyakit berat
Isolasi pasienSangat efektif
Imunoglobulin VZIGPajanan pada kelompok risiko tinggi

Prognosis

KelompokPrognosis
Anak sehatSangat baik
DewasaRisiko komplikasi lebih tinggi
Ibu hamilRisiko pneumonia dan infeksi kongenital
ImunokompromaisDapat berat hingga mengancam jiwa

Poin Penting

  • Varisela disebabkan oleh Varicella-zoster virus (VZV).
  • Penularan terjadi melalui droplet dan kontak langsung dengan cairan vesikel.
  • Diagnosis umumnya ditegakkan secara klinis; PCR VZV merupakan pemeriksaan konfirmasi paling akurat.
  • Terapi utama pada anak sehat adalah suportif, sedangkan antivirus diberikan pada kelompok berisiko atau kasus tertentu.
  • Vaksinasi merupakan cara paling efektif untuk mencegah penyakit berat dan komplikasi.

Daftar Pustaka

  1. American Academy of Pediatrics. Red Book: 2024–2027 Report of the Committee on Infectious Diseases. 33rd ed. American Academy of Pediatrics; 2024.
  2. Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Varicella (Chickenpox): Clinical Overview. Updated 2025.
  3. World Health Organization. Varicella and Herpes Zoster Vaccines: WHO Position Paper. Wkly Epidemiol Rec. 2023.
  4. Gershon AA, Breuer J, Cohen JI, et al. Varicella-zoster virus infection. Nat Rev Dis Primers. 2023.
  5. Kimberlin DW, Barnett ED, Lynfield R, Sawyer MH, eds. Red Book Atlas of Pediatric Infectious Diseases. American Academy of Pediatrics.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *